← Kembali ke Berita
Ekonomi

Pertandingan Bola Voli, Bentuk Gotong Royong dan Kerukunan Warga Babatan

Penulis: Ricky Octavianus
Editor: Fifin Maidarina

Dari kiri: Ahmad Hidayat, Agatha Retnosari, Cak Kinaryo dan Kanafi
Dari kiri: Ahmad Hidayat, Agatha Retnosari, Cak Kinaryo dan Kanafi
[addthis tool="addthis_inline_share_toolbox_p0nk"]

Surabaya, 5 September 2022 – Pertandingan bola voli seringkali menjadi salah satu dari sekian banyak jenis olahraga yang dipertandingkan guna menyongsong perayaan kemerdekaan Republik Indonesia. Hal ini juga dilakukan oleh warga RW 1 - RW 2, Kelurahan Babatan, Kecamatan Wiyung, Surabaya dan sudah menjadi agenda rutin tahunan sejak tahun 1997. Pengagasnya adalah Hari Dewanto dan Rukun, LPMK Kelurahan Babatan.

Puncaknya adalah semalam (4/9), yang mana pertandingan tersebut telah memasuki babak final, mempertemukan dua tim terbaik tahun ini.

Sutrisno, ketua panitia pertandingan, mengatakan bahwa acara ini adalah hasil gotong royong seluruh warga, yang sekaligus merupakan rangkaian acara Sedekah Bumi. “Acara ini merupakan bukti keguyuban warga di Kelurahan Babatan,” kata Sutrisno menutup sambutannya.

Sementara itu, Kanafi selaku Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kelurahan Babatan, dalam sambutannya menyampaikan salam dari Lurah Babatan & Camat Wiyung yang berhalangan hadir, dan berharap pada ajang pertandingan ini muncul bibit-bibit muda baru untuk berlaga di tingkat kota, provinsi, maupun nasional.

Agatha Retnosari, anggota Fraksi PDI Perjuangan, Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur turut hadir menyaksikan malam final, memenuhi undangan Rukun, ditemani Ahmad Hidayat Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya dan Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Wiyung, yang akrab disapa Cak Kinaryo.

Melalui sambutannya, Agatha mengharapkan agar pertandingan bola voli antar warga ini dapat berlangsung dengan sportif dan meriah tanpa ada kecurangan di dalamnya, serta dapat menghasilkan bibit-bibit olahragawan baru dari Kelurahan Babatan khususnya di bidang bola voli.

Bertempat di Lapangan Bola Voli Babatan, pertandingan berlangsung meriah. Diawali dengan penampilan musik patrol oleh karang taruna setempat, serta penampilan tarian tradisional dan modern oleh sanggar seni setempat. Dukungan warga sekitar tampak pada wajah-wajah antusias mereka. Pertandingan final yang mempertemukan tim bertahan “Sekar Putih” dari RT 07, RW 01 dengan tim penantang “Gentayangan” dari RT 03, RW 01 berlangsung sangat sengit. Umpan lambung serta pukulan keras yang menghantam “si kulit bundar” saling berbalas antara kedua tim yang berlaga. Riuh dukungan penonton untuk tim jagoan masing-masing menambah kemeriahan acara yang dihadiri oleh ratusan warga sekitar.

Agatha Retnosari menyerahkan piala Juara 1 kepada perwakilan tim “Sekar Putih”
Agatha Retnosari menyerahkan piala Juara 1 kepada perwakilan tim “Sekar Putih”

Persaingan cukup ketat, sehingga pertandingan ini harus berlangsung selama 3 set untuk menentukan pemenangnya. Acara ditutup dengan penyerahan piala kepada perwakilan masing-masing tim pemenang. Ahmad Hidayat memberikan piala kepada juara kedua, sementara Agatha mendapat kehormatan untuk menyerahkan piala juara pertama sekaligus juara bertahan, kepada tim “Sekar Putih”.